
Kekurangan:
a. Menggunakkan banyak tempat karena memiliki bentuk fisik.
b. Mobilitas yang kurang atau susah untuk dipindahkan. Semakin panjang kabel, semakin lama waktu untuk menggulungnya.
c. Karena bisa dilihat dengan kasat mata, akan lebih mudah untuk interfensi secara fisik seperti dipotong.
d. Pemasangan yang lebih memakan waktu.
Lanjut baca berita ini
Tunggu sebentar, isi berita lengkap akan segera dibuka.
Media dengan Kabel sudah selesai, sekarang berlanjut ke Media Nirkabel.
Media Nirkabel (Wireless Media)
Media transmisi yang satu ini adalah “lawannya” media dengan kabel, media yang satu ini menggunakkan udara sebagai perantara, dengan kata lain bahwa media yang satu ini tidak memiliki bentuk fisik.
Perlu dipahami bahwa hanya media saja yang tidak memiliki bentuk fisik, untuk benda yang bertugas sebagai pemancar sajalah yang memiliki bentuk fisik.
Media Nirkabel tentu saja ada beberapa tipe lagi, dan masing-masing pasti memiliki kemampuan dan digunakan untuk hal yang berbeda.
Beberapa tipe tersebut diantaranya:
a. Gelombang Radio
Media yang satu ini menggunakkan gelombang yang berasal dari aktifitas elektromagnetik, maka seberapa kuat gelombang yang diberikan akan sejalan dengan seberapa banyak listrik yang bisa disediakan. Contoh dari penggunaan gelombang radio adalah penggunaan Wi-Fi.
Gelombang radio juga memiliki tipe lain lagi yang namanya Gelombang mikro (microwave), meskipun sama-sama merupakan gelombang radio, microwave sendiri jarang digunakan dalam sebuah jaringan komputer.
b. Sinar atau Cahaya
Bukan hanya media kabel saja yang bisa mentransmisikan sinyal berupa cahaya, media nirkabel pun juga bisa dengan salah satu contohnya menggunakkan sinar infra merah. Contoh penggunaan sinar infra merah yang paling umum ditemukan adalah penggunaan remote tv.
Selain sinar infra merah, ada media transmisi terbaru yang disebut dengan Li-Fi. Li-Fi sendiri tidak jauh dengan Wi-fi, hanya saja Li-Fi membagikan sinyal melalui cahaya. Cara kerjanya sendiri mirip dengan cara kerja bola lampu, namun sayang teknologi ini masih belum muncul ke publik.
Kelebihan ataupun kekurangan media nirkabel diantaranya.
Kelebihan:
a. Mudah untuk berpindah tempat, hanya perlu memindahkan perangkat pemancarnya saja.
b. Perangkat yang terhubung tidak dibatasi oleh banyaknya jumlah port.
c. Karena tidak memiliki bentuk fisik (kecuali pemancar), maka media ini tidak menggunakkan banyak tempat.
d. Mobilitas yang mudah dan hanya cukup memindahkan perangkat pemancar atau perangkat yang menerima sinyal, contohnya smartphone yang bisa dibawa kemana-mana asalkan masih berada di daerah cakupan pemancar.
e. Instalasi yang lebih mudah.
Kekurangan:
a. Membutuhkan listrik yang lebih banyak dibandingkan dengan media kabel, karena kekuatan sinyal akan sangat dipengaruhi oleh listrik.
b. Kecepatan yang kurang jika dibandingkan dengan media kabel.
c. Keamanan yang kurang, maka dari itu kebanyakan jaringan nirkabel dilindungi oleh kata sandi.
d. Mudah diinterfensi dengan hal-hal seperti cuaca dan benda padat.
e. Biaya perangkat pemancar yang tidak murah.
f. Tidak disarankan untuk jarak yang sangat jauh, kira-kira 1 kilometer
Penutup
Berikut tadi penjelasan tentang media kabel dan nirkabel, keduanya memiliki banyak jenis serta kelebihan atau kekurangannya masing-masin, maka dari itu penggunaannya tidak selalu efektif untuk semua hal.
Sekian untuk artikel ini, silahkan sampaikan komentar ataupun saran menggunakkan kolom komentar. Terima kasih.


