RUJUKANNEWS.com, GOWA – Upaya pencarian terhadap seorang nenek bernama Fatiha yang diduga hanyut di Sungai Bilareng, Dusun Lemoa, Desa Bontolempangan, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa, hingga kini masih belum membuahkan hasil.
Tim Basarnas Makassar bersama BPBD Kabupaten Gowa diketahui telah tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 14.30 WITA, Kamis (5/3/2026), untuk membantu proses pencarian korban.
Korban diketahui bernama Fatiha, seorang perempuan lanjut usia yang tercatat sebagai warga Bulo-Bulo, Dusun Lemoa, Desa Bontolempangan. Berdasarkan data identitas kependudukan, korban lahir di Bulo-Bulo pada 14 Juni 1948.
Sebelumnya, korban dilaporkan hilang dan diduga hanyut di sungai tersebut pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 09.00 WITA.
Sekretaris Desa Bontolempangan, Muslimin, mengatakan bahwa setelah tiba di lokasi, tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai serta melakukan penyelaman di sejumlah titik yang dianggap berpotensi menjadi lokasi korban terbawa arus.
“Tim Basarnas Makassar bersama BPBD Kabupaten Gowa tiba di lokasi sekitar pukul 14.30 WITA dan langsung melakukan pencarian di sekitar aliran sungai dengan melakukan penyelaman,” ujar Muslimin.
Sementara itu, Komandan Tim Basarnas Makassar, Arman, membenarkan bahwa tim penyelam telah diturunkan untuk melakukan pencarian di dalam sungai.
“Melakukan penyelaman, namun hasilnya masih nihil,” ujar Arman saat dikonfirmasi.
Pencarian dilakukan hingga pukul 18.00 WITA, namun korban belum berhasil ditemukan sehingga operasi pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada hari berikutnya.
Operasi pencarian tersebut melibatkan Basarnas Makassar, BPBD Kabupaten Gowa, aparat desa, serta masyarakat setempat yang turut membantu menyisir sepanjang aliran Sungai Bilareng.(*)
