Ikuti Saluran WhatsApp Syadir Ali Dapatkan tulisan, renungan & informasi terbaru

Rujukannews.com – Pontianak tidak hanya dikenal sebagai Kota Khatulistiwa, tetapi juga memiliki kekayaan kuliner yang menarik untuk dijelajahi. Kota yang terletak di Kalimantan Barat ini menawarkan berbagai makanan tradisional dengan cita rasa unik. Mulai dari hidangan gurih, pedas, manis, hingga aneka camilan yang cocok dijadikan oleh-oleh.

Keunikan kuliner Pontianak juga dipengaruhi oleh perpaduan budaya Melayu, Tionghoa, dan Dayak. Perpaduan tersebut menghasilkan berbagai hidangan dengan bahan dan cara pengolahan khas yang sulit ditemukan di daerah lain.

Kalau kamu berencana mengunjungi Pontianak, jangan hanya menikmati keindahan kotanya. Luangkan waktu untuk mencicipi berbagai makanan tradisional yang menggugah selera. Berikut 10 rekomendasi kuliner khas Pontianak yang wajib masuk daftar wisata kuliner kamu!

1. Choi Pan, Camilan Gurih dengan Isian Sayuran

Choi pan atau chai kue merupakan salah satu kuliner khas Pontianak yang cukup populer. Makanan ini berbentuk seperti pangsit dengan kulit tipis dan isian sayuran, seperti bengkuang, kucai, atau talas.

Choi pan biasanya dimasak dengan cara dikukus sehingga teksturnya terasa lembut dan kenyal. Setelah matang, makanan ini disajikan bersama bawang putih goreng dan saus sambal khas yang memberikan perpaduan rasa gurih, pedas, serta sedikit asam.

Menariknya, choi pan juga tersedia dalam versi goreng untuk kamu yang menyukai tekstur lebih renyah. Camilan ini cocok dinikmati saat sarapan maupun sebagai teman bersantai pada sore hari.

2. Pengkang, Ketan Bakar dengan Aroma Daun Pisang

Pengkang merupakan makanan tradisional Kalimantan Barat yang juga dikenal sebagai salah satu kuliner favorit masyarakat Pontianak. Hidangan ini terbuat dari beras ketan yang diisi ebi atau udang kering berbumbu.

Adonan ketan kemudian dibungkus menggunakan daun pisang, dijepit dengan bambu, lalu dibakar hingga matang. Proses pembakaran menghasilkan aroma daun pisang yang harum dan menggugah selera.

Pengkang biasanya dinikmati bersama sambal kepah. Perpaduan ketan yang pulen, isian gurih, dan sambal bercita rasa khas membuat makanan ini memiliki daya tarik tersendiri.

3. Bubur Pedas, Hidangan Tradisional Suku Melayu

Jangan terkecoh dengan namanya! Bubur pedas bukan sekadar bubur yang memiliki rasa pedas seperti sambal. Makanan tradisional masyarakat Melayu ini justru memiliki komposisi bahan yang cukup beragam.

Bubur pedas dibuat dari beras yang disangrai dan ditumbuk, kemudian dimasak bersama berbagai sayuran, rempah-rempah, serta bahan pelengkap lainnya. Beberapa variasinya menggunakan daun kesum, pakis, kacang panjang, dan kangkung.

Cita rasanya gurih dengan aroma rempah yang kuat. Bubur ini biasanya disajikan bersama ikan teri, kacang tanah, dan jeruk sambal. Jika kamu ingin mencoba makanan tradisional dengan bahan yang kaya, bubur pedas patut masuk daftar.

4. Mie Tiaw, Mi Khas Pontianak yang Mengenyangkan

Mie tiaw merupakan kuliner yang cukup mudah ditemukan di berbagai sudut Kota Pontianak. Hidangan ini menggunakan mi pipih atau kwetiau yang dimasak dengan bumbu khas hingga menghasilkan rasa gurih dan aroma yang menggoda.

Biasanya, mie tiaw disajikan dengan tambahan daging sapi, telur, tauge, daun bawang, serta aneka sayuran. Ada juga pilihan menggunakan seafood sesuai selera.

Tekstur mi yang kenyal berpadu dengan bumbu yang meresap membuat makanan ini cocok dinikmati kapan saja. Kamu bisa memilih mie tiaw goreng atau versi berkuah jika ingin hidangan yang lebih hangat.

5. Sotong Pangkong, Camilan Seafood dengan Sambal Khas

Sotong pangkong menjadi salah satu kuliner khas Pontianak yang menarik karena cara penyajiannya cukup unik. Sotong atau cumi-cumi kering dibakar terlebih dahulu, kemudian dipukul-pukul menggunakan alat khusus hingga teksturnya lebih empuk dan mudah disuwir.

Setelah itu, sotong disajikan dengan sambal yang memiliki perpaduan rasa pedas, asam, dan gurih. Beberapa penjual menyediakan pilihan sambal kacang maupun sambal cuka.

Kuliner ini semakin populer saat bulan Ramadan karena banyak dijual sebagai menu berbuka puasa. Namun, kamu tetap bisa menemukannya di luar bulan Ramadan.

6. Pisang Goreng Srikaya, Perpaduan Manis dan Gurih

Kalau kamu menyukai camilan manis, pisang goreng srikaya wajib masuk daftar kuliner yang dicoba. Berbeda dari pisang goreng pada umumnya, hidangan ini disajikan bersama selai srikaya yang memiliki aroma pandan dan rasa manis legit.

Pisang yang digunakan biasanya digoreng hingga bagian luarnya renyah, sementara bagian dalamnya tetap lembut. Setelah matang, pisang disajikan dengan olesan atau cocolan selai srikaya.

Perpaduan rasa manis dari pisang dan selai srikaya membuat camilan ini cocok dinikmati bersama secangkir kopi atau teh hangat. Kamu juga bisa menjadikannya pilihan untuk sarapan ringan.

7. Kwe Cap, Mi Beras dengan Kuah Kaldu Gurih

Kwe cap merupakan salah satu hidangan berkuah yang dikenal dalam tradisi kuliner Tionghoa di Pontianak. Makanan ini menggunakan lembaran mi berbahan tepung beras dengan tekstur lembut dan sedikit kenyal.

Kwe cap biasanya disajikan bersama kuah kaldu berwarna kecokelatan, aneka daging, jeroan, dan pelengkap lainnya. Rasanya gurih dengan aroma bumbu yang cukup kuat.

Jika ingin mencicipinya, pastikan kamu menanyakan bahan dan jenis daging yang digunakan karena beberapa versi kwe cap memakai daging babi. Hal ini penting agar pilihan makanan sesuai dengan kebutuhan dan preferensimu.

8. Ce Hun Tiau, Minuman Segar Khas Pontianak

Setelah menikmati berbagai makanan gurih, kamu bisa menyegarkan tenggorokan dengan ce hun tiau. Minuman tradisional ini menjadi salah satu pilihan pencuci mulut yang cukup populer di Pontianak.

Ce hun tiau biasanya berisi adonan tepung berbentuk seperti mi, cincau, kacang merah, bongko, santan, dan gula merah. Semua bahan tersebut disajikan bersama es sehingga menghasilkan rasa manis dan segar.

Tekstur setiap isiannya juga memberikan sensasi berbeda ketika dinikmati. Minuman ini sangat cocok menjadi teman bersantai, terutama saat cuaca Pontianak sedang panas.

9. Lek Tau Suan, Bubur Kacang Hijau yang Menghangatkan

Lek tau suan merupakan hidangan penutup tradisional yang terbuat dari kacang hijau kupas. Berbeda dari bubur kacang hijau biasa, makanan ini memiliki kuah kental dengan rasa manis yang lembut.

Salah satu ciri khas lek tau suan adalah penyajiannya bersama cakwe yang dipotong kecil-kecil. Perpaduan bubur hangat yang lembut dan cakwe renyah menciptakan kombinasi tekstur yang menarik.

Kuliner ini cocok dinikmati saat pagi atau malam hari. Jika kamu ingin mencoba makanan manis khas Pontianak yang berbeda dari biasanya, lek tau suan bisa menjadi pilihan.

10. Kue Bingke, Kue Tradisional dengan Tekstur Lembut

Kue bingke merupakan salah satu kue tradisional yang cukup dikenal di Kalimantan Barat. Kue ini umumnya dibuat menggunakan campuran telur, tepung, santan, dan gula.

Teksturnya lembut, sedikit padat, serta memiliki rasa manis dan gurih. Salah satu varian yang populer adalah bingke berendam, yang memiliki tekstur lebih lembut dan tampilan khas.

Selain rasa original, tersedia pula berbagai variasi rasa seperti pandan dan kentang. Kue bingke cocok dinikmati bersama teh hangat maupun dijadikan buah tangan untuk keluarga setelah kamu pulang dari Pontianak.

Tips Menikmati Wisata Kuliner di Pontianak

Agar pengalaman wisata kuliner kamu semakin menyenangkan, ada beberapa hal yang bisa diperhatikan:

  1. Datang pada waktu yang tepat. Beberapa makanan tradisional lebih mudah ditemukan pada pagi atau malam hari.
  2. Jelajahi pusat kuliner. Kamu bisa mencari berbagai jajanan dan makanan lokal di kawasan Jalan Gajah Mada, Jalan Diponegoro, dan pasar tradisional.
  3. Coba makanan dalam porsi kecil. Dengan begitu, kamu bisa mencicipi lebih banyak jenis kuliner tanpa cepat kenyang.
  4. Cari informasi bahan makanan. Jika memiliki pantangan tertentu, tanyakan komposisi dan cara pengolahannya kepada penjual.

Kesimpulan

Pontianak memiliki kekayaan kuliner yang menarik untuk dijelajahi. Mulai dari choi pan, pengkang, bubur pedas, mie tiaw, hingga sotong pangkong, setiap hidangan menawarkan cita rasa dan cerita budaya yang berbeda.

Tidak hanya makanan berat, kamu juga bisa menemukan aneka camilan dan minuman tradisional seperti pisang goreng srikaya, ce hun tiau, lek tau suan, dan kue bingke.

Jadi, jika kamu berkesempatan mengunjungi Kota Khatulistiwa, jangan lewatkan kesempatan untuk mencoba berbagai kuliner khas tersebut. Selain memanjakan lidah, pengalaman wisata kuliner ini juga bisa menjadi cara menyenangkan untuk mengenal kekayaan budaya masyarakat Pontianak.

Ingin menemukan lebih banyak rekomendasi kuliner dan destinasi menarik di berbagai daerah? Kunjungi Rujukannews untuk membaca informasi wisata, kuliner, dan berbagai inspirasi perjalanan lainnya. Temukan referensi liburan seru berikutnya bersama Rujukannews!