MAKASSAR, RUJUKAN NEWS. COM||
Warga Jalan Muhammad Yamin, Kelurahan Bara Baraya Utara, Kecamatan Makassar, kota Makassar, mengeluhkan maraknya aksi tawuran yang melibatkan anak-anak usia sekolah dasar (SD). Peristiwa tersebut dinilai sangat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan setempat. Senin (9/2/26)
Menurut keterangan warga, aksi saling kejar dan lempar batu kerap terjadi hampir setiap hari, baik pada siang maupun malam hari. Anak-anak yang terlibat diperkirakan berusia antara 10 hingga 12 tahun. Mirisnya, dalam beberapa kejadian disebutkan ada yang sudah menggunakan busur sebagai alat untuk saling menyerang.
Akibat dari aksi tersebut, rumah warga sering menjadi sasaran lemparan batu. Tidak hanya itu, kendaraan yang terparkir di sekitar lokasi pun tak luput dari kerusakan akibat lemparan batu yang tidak terkendali.
βSudah hampir setiap hari mereka tawuran, siang sampai malam. Kami takut kalau rumah atau mobil kami yang kena lemparan batu,β ungkap salah seorang warga dengan nada cemas.
Warga menilai kondisi ini tidak bisa dianggap sepele. Mereka khawatir jika tidak segera ditangani secara serius oleh pihak terkait, aksi tawuran tersebut berpotensi meluas dan melibatkan kelompok usia yang lebih dewasa.
βIni masih anak-anak. Kalau sudah ada korban, kami khawatir orang dewasa ikut terbawa emosi dan dampaknya bisa lebih besar,β tambah warga tersebut.
Atas kejadian ini, warga berharap adanya perhatian dan pengawasan lebih intensif dari pihak berwenang, termasuk aparat keamanan, pemerintah setempat, serta peran aktif orang tua, demi menjaga keamanan lingkungan dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Hingga berita ini terbit belum ada keterangan resmi dari pihak terkait, terutama pihak kepolisian Polsek Makassar.