RUJUKANNEWS.com, GOWA โ€” Alasan di balik pengunduran diri serentak pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Lassa-Lassa akhirnya terungkap. Wahyu, selaku Ketua Koperasi, mempublikasikan pernyataan resmi melalui akun Facebook pribadinya yang menjelaskan latar belakang keputusan mundur bersama jajaran pengurus lainnya. (11/2/2026)

Dalam unggahannya, Wahyu menyatakan bahwa dirinya bersama Nurhikmah (Sekretaris), Askar (Wakil Ketua Bidang Usaha), dan Rika Arianti (Wakil Ketua Bidang Anggota) telah bersepakat untuk tidak lagi melanjutkan amanah sebagai pengurus koperasi.

โ€œKami menyatakan mengundurkan diri sebagai pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Lassa-Lassa,โ€ tulis Wahyu dalam pernyataannya.

Wahyu menjelaskan bahwa sejak awal kepengurusan, mereka berkomitmen menjalankan koperasi dengan prinsip transparansi, musyawarah, kolektivitas keputusan, serta kepatuhan terhadap aturan dan prosedur organisasi. Namun dalam perjalanannya, prinsip-prinsip tersebut dinilai tidak lagi berjalan sebagaimana mestinya.

Ia mengungkapkan bahwa terdapat praktik pengambilan keputusan strategis yang tidak melibatkan pengurus secara utuh, bahkan dalam beberapa hal bertentangan dengan hasil rapat resmi yang telah disepakati bersama, khususnya terkait aset dan arah pembangunan koperasi.

โ€œBerbagai keputusan strategis terkait koperasi diambil tanpa melibatkan pengurus secara utuh. Kondisi ini menempatkan kami pada posisi yang sulit, karena secara struktural kami memikul tanggung jawab, namun secara substantif tidak lagi memiliki ruang dan kewenangan yang sehat,โ€ tulisnya.

Menurut Wahyu, keputusan untuk mengundurkan diri tidak diambil secara emosional, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan etika organisasi. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut diambil agar mereka tidak terlibat dalam proses yang tidak dapat dipertanggungjawabkan secara organisasi maupun nurani.

โ€œKeputusan ini bukan karena konflik pribadi dan bukan karena kepentingan politik. Ini adalah keputusan bersama demi menjaga integritas koperasi dan ketenangan semua pihak,โ€ tegasnya.

Wahyu juga menyampaikan harapan agar Koperasi Desa Merah Putih Lassa-Lassa tetap dapat berjalan dan memberi manfaat bagi masyarakat, dengan tata kelola yang lebih transparan dan konsisten ke depan.

Sebagai tambahan klarifikasi, ia menyebutkan bahwa Ardiman selaku Bendahara belum sempat hadir secara resmi dan akan menyusul menyampaikan pengunduran dirinya pada waktu berbeda, dengan sikap dan pertimbangan yang sama.

Di akhir pernyataannya, Wahyu menulis kalimat reflektif yang menyita perhatian publik:

โ€œKami melangkah mundur bukan karena kalah, tetapi karena kami ingin kejujuran tetap punya tempat untuk berdiri.โ€

Sebelumnya, PJ Kepala Desa Lassa-Lassa Salahuddin membenarkan adanya surat pengunduran diri pengurus Kopdes, namun mengaku belum mengetahui secara pasti alasan mundurnya para pengurus tersebut. Dengan munculnya pernyataan terbuka dari Ketua Koperasi, publik kini mendapat gambaran lebih jelas mengenai dinamika internal yang terjadi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Desa Lassa-Lassa terkait pernyataan Wahyu tersebut maupun langkah lanjutan menyikapi kondisi Koperasi Desa Merah Putih ke depan.

 

 

Jurnalis: Syadir Ali