RUJUKANNEWS.com, GOWA – Bendahara , Mendang, memberikan penjelasan terkait anggaran pembuatan website desa yang jadi sorotan publik, pasal nya website tersebut tidak terkelola dengan baik dan tidak menampilkan transparansi penggunaan anggaran dana desa di desa bontoloe kecamatan bontolempangan kabupaten Gowa. (13/2/2026)

Ia mengonfirmasi total anggaran sebesar Rp28.195.000, yang menurutnya mencakup pembuatan website sekaligus dua kali pelatihan.

Namun saat ditanya mengenai rincian Rencana Anggaran Biaya (RAB), termasuk pemisahan antara biaya pembuatan website dan pelatihan, ia menyampaikan bahwa pembayaran dilakukan secara global.

“Bentuk global kalau di bendes, ye,” ujarnya.

Ia juga mengakui tidak mengetahui secara detail besaran dana pelatihan karena seluruhnya digabung dalam satu paket pembayaran.

“Tabe’ pak, kami hanya membayar global, kami kurang tau dana pelatihannya ye, karena digabung,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyarankan agar penjelasan lebih rinci dapat ditanyakan kepada Bendahara Desa Paranglompoa.

“Atau lebih jelasnya kita tanya Bendahara Desa Paranglompoa ye,” tambahnya.

Aturan Transparansi Dana Desa

Dalam pengelolaan dana desa, prinsip transparansi merupakan kewajiban yang diatur dalam sejumlah regulasi nasional.

Dalam , Pasal 24 menegaskan bahwa penyelenggaraan pemerintahan desa harus berdasarkan asas:

transparansi , akuntabilitas, profesionalitas,keterbukaan

Sementara dalam Pasal 27 disebutkan bahwa Kepala Desa wajib memberikan informasi penyelenggaraan pemerintahan desa kepada masyarakat.

Lebih lanjut, dalam , ditegaskan bahwa:

Setiap penggunaan anggaran desa harus direncanakan dalam RAB

Rincian belanja wajib jelas dan dapat dipertanggungjawabkan

Pengelolaan keuangan desa harus dilakukan secara transparan, partisipatif, dan tertib

Selain itu, prinsip keterbukaan informasi publik juga diperkuat dalam , yang mewajibkan badan publik termasuk pemerintah desa menyediakan informasi yang akurat dan mudah diakses masyarakat.

Dengan demikian, setiap penggunaan dana desa, termasuk untuk pembuatan website dan pelatihan, semestinya memiliki rincian anggaran yang jelas dan dapat dijelaskan kepada publik sebagai bentuk pertanggungjawaban.

Media ini masih membuka ruang klarifikasi lanjutan dari pihak terkait guna memperoleh penjelasan lebih detail mengenai struktur anggaran tersebut.

 

Jurnalis: Syadir Ali