RUJUKANNEWS.com, GOWA – Warga di Kabupaten Gowa mengeluhkan kondisi saluran irigasi yang tidak lagi mengalir selama kurang lebih tiga bulan terakhir. Air yang seharusnya mengalir kini justru mengendap dan dipenuhi sampah sehingga menimbulkan bau tidak sedap di lingkungan sekitar. (17/3)

Saluran irigasi tersebut merupakan bagian dari aliran air yang bersumber dari Bendungan Bili-Bili yang melintasi beberapa kecamatan di Kabupaten Gowa, di antaranya Kecamatan Bontomarannu hingga Kecamatan Somba Opu.

Sejumlah warga menyebutkan, kondisi irigasi yang tidak mengalir membuat air bercampur sampah mengendap cukup lama dan menimbulkan aroma menyengat.

“Sudah sekitar tiga bulan air di saluran ini tidak mengalir seperti biasanya. Kalau hujan memang sedikit terbantu karena airnya ikut mengalir, tapi kalau beberapa hari tidak hujan airnya mengendap dan baunya sangat menyengat,” ujar salah seorang warga.

Menurut warga, genangan air yang bercampur sampah tersebut juga memicu munculnya berbagai hama seperti lalat, kecoa, hingga nyamuk yang mulai bersarang di sekitar saluran bahkan masuk ke dalam rumah.

Kondisi tersebut membuat warga merasa tidak nyaman karena selain menimbulkan bau, juga dikhawatirkan dapat berdampak pada kesehatan lingkungan.

Warga berharap kondisi irigasi tersebut dapat segera mendapat perhatian agar aliran air kembali normal seperti sebelumnya.

“Harapan kami saluran ini bisa kembali mengalir seperti sedia kala supaya tidak ada lagi bau dari endapan air dan tumpukan sampah yang mengganggu warga,” harap warga.