RUJUKANNEWS.com, MAKASSAR – Seorang karyawan bagian sales dari RPA Harvest, Erik S. Sanrang, dikabarkan hilang kontak setelah sebelumnya mengajukan izin tidak masuk kerja dengan alasan sakit.

Kepala Divisi RPA Harvest, Syarifuddin Wahid, mengungkapkan bahwa komunikasi terakhir terjadi saat yang bersangkutan menyampaikan izin sakit. Namun setelah itu, nomor telepon tidak lagi aktif dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.

“Awalnya izin sakit, tapi setelah itu hilang kontak. Kami sudah berusaha menghubungi, tapi tidak ada respons,” ujar Syarifuddin Wahid. Jumat (3/04/2026)

Menurut Syarifuddin, berdasarkan temuan internal perusahaan, Erik diduga membawa dana hasil penjualan yang belum disetorkan.

“Dari catatan kami, ada dana penjualan sekitar Rp48.966.800 yang belum dipertanggungjawabkan. Yang bersangkutan juga tidak bisa dihubungi sejak saat itu,” jelasnya.

Pihak perusahaan mengaku telah memberikan waktu sekitar tujuh hari kepada pihak keluarga untuk membantu menghubungi Erik agar persoalan tersebut dapat diselesaikan secara baik.

Namun hingga kini, belum ada komunikasi maupun kejelasan dari yang bersangkutan.

“Kami sudah beri waktu. Tapi sampai sekarang tidak ada itikad baik. Untuk itu, kami sedang mempertimbangkan langkah hukum,” tegas Syarifuddin.

Informasi yang diperoleh perusahaan juga menyebutkan bahwa Erik tidak berada di rumah sejak beberapa waktu terakhir.

Pihak RPA Harvest mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan yang bersangkutan agar segera memberikan informasi.(*)