📝 Barang yang hilang di antaranya dua jeriken bensin, sejumlah rokok, serta minuman dingin. Sementara barang lain masih dalam pendataan.

RUJUKANNEWS.com, GOWA – Aksi pencurian terjadi di Dusun Lannara, Desa Bontoloe, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa. Sebuah warung kopi (warkop) milik warga diduga dibobol maling pada dini hari.

Eka, anak dari Suriani selaku pemilik warkop pojok, mengungkapkan kejadian tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 02.00 WITA.

Ia mengaku sempat melihat dua unit sepeda motor terparkir di depan warung pada malam kejadian. Merasa curiga, Eka meminta Aldi, teman adiknya, untuk mengecek.

“Waktu itu saya lihat ada dua motor terparkir di depan warung. Saya suruh Aldi cek, tapi pas dicek, motor itu sudah tidak ada,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Kejadian pencurian baru diketahui pada pagi harinya. Sekitar pukul 08.00 WITA, saat membuka warung, Eka mendapati sejumlah barang dagangan telah hilang.

“Pagi sekitar jam 8, pas buka warkop, saya kaget karena beberapa barang sudah hilang,” katanya.

Barang yang hilang di antaranya dua jeriken bensin, sejumlah rokok, serta minuman dingin. Sementara barang lain masih dalam pendataan.

Pemilik warung diketahui tinggal tepat di samping lokasi usaha. Namun, aksi pelaku diduga berlangsung tanpa diketahui.

Dari hasil pengamatan, pelaku diduga masuk melalui jendela samping yang biasa digunakan sebagai pintu darurat.

Sementara itu, Suriani selaku pemilik warkop meluapkan kekesalannya melalui unggahan di Facebook.

“Bahayana saya dikampungku, barupi seminggu dibuka warung. Adami palukka masuk diwarung, mengambil segala macam apa-apa diwarung, tegamu dih… makan memangmi semuanya… Lannara sudah tidak aman,” tulisnya.

Unggahan tersebut sontak ramai dikomentari warganet. Sejumlah warga mengaku khawatir dengan kondisi keamanan di lingkungan tersebut.

“Bahayanya sekali kalau begitu, biasanya di kota sering terjadi,” tulis salah satu akun.

Komentar lain juga mendesak agar pemilik memasang CCTV dan meningkatkan keamanan, bahkan ada yang menyarankan penjagaan lebih ketat di lokasi usaha.

Keresahan warga pun mulai meluas. Mereka berharap ada perhatian dari aparat setempat untuk meningkatkan patroli, terutama pada malam hingga dini hari.(*)