RUJUKANNEWS.COM, GOWA — Seorang lansia bernama Dg Samaya hidup seorang diri di sebuah rumah sederhana yang kondisinya memprihatinkan di Dusun Bulueng, Desa Rappoala, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, Ahad (24/05/2026).
Menurut warga sekitar, suami Dg Samaya diketahui telah lama meninggal dunia. Sejak saat itu, ia menjalani hari-harinya seorang diri di rumah panggung yang kini kondisinya mulai lapuk dan nyaris roboh di beberapa bagian.
Dinding rumah terlihat berlubang, lantai kayu mulai rusak, sementara atap seng yang digunakan juga sudah banyak mengalami kebocoran. Saat hujan turun deras, air disebut kerap masuk ke dalam rumah hingga membuat pakaian dan barang-barangnya ikut basah.
“Kalau hujan deras, biasa juga kehujanan di dalam rumahnya karena banyak yang bocor,” ujar salah seorang warga.
Selain kondisi rumah yang memprihatinkan, Dg Samaya juga diketahui belum memiliki dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga (KK) maupun Kartu Tanda Penduduk (KTP). Hal tersebut menjadi kendala sehingga dirinya belum terdaftar sebagai penerima bantuan sosial secara tetap.
Kepala Dusun Bulueng, Kamsir, membenarkan bahwa selama ini Dg Samaya belum memiliki identitas administrasi kependudukan.
“Iye tidak ada KK KTP-nya, pernah saya mau uruskan cuma kendala di datanya waktu itu karena tidak ada dasarnya,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Meski demikian, ia mengatakan pemerintah setempat tetap berupaya memberikan perhatian terhadap kebutuhan sehari-hari lansia tersebut.
“Kalau bantuan-bantuan berupa kebutuhan hari-harinya Alhamdulillah, walaupun juga tidak ada KK KTP-nya, kalau ada bantuan pangan dari desa sering disisipkan untuk nenek Samaya,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Rappoala, Syamsurisal, mengaku sebelumnya tidak mengetahui bahwa Dg Samaya tinggal seorang diri di rumah tersebut. Ia mengira lansia tersebut selama ini tinggal bersama keluarganya.
Namun setelah mengetahui kondisi sebenarnya, pemerintah desa disebut akan segera membantu pengurusan administrasi kependudukan Dg Samaya agar ke depan lebih mudah memperoleh akses pelayanan dan bantuan sosial.
Di sisi lain, kondisi rumah yang ditempati Dg Samaya saat ini dinilai membutuhkan perhatian lebih lanjut karena sebagian bangunannya tampak sudah rapuh dan tidak lagi layak ditempati.(*)