RUJUKANNEWS.com, GOWA – Aksi balap liar di Desa Bontoloe, Kecamatan Bontolempangan, kembali menjadi sorotan setelah dinilai terus berulang meski telah beberapa kali dilakukan penertiban.

Sekretaris Desa Bontoloe, Lahuddin, mengonfirmasi bahwa pihak desa telah melaporkan kondisi tersebut kepada aparat terkait. (21/2/2026)

“Sudah saya lapor, tapi capek juga. Kalau ada aparat tidak ada balap, kalau tidak ada aparat mulai lagi,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam upaya penertiban.

“Itu susahnya, kalau ada kita tidak balap, kalau tidak ada kita mulai lagi,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh pihak kepolisian melalui Bhabinkamtibmas Polsek Bungaya, Rahmat.

Menurutnya, balap liar di wilayah Desa Bontoloe bukan hal baru dan telah beberapa kali dilakukan pembubaran oleh aparat.

“Bontoloe lokasi balapan, sudah sering anggota bubarkan. Giliran tidak ada anggota, balik lagi balapan,” ungkapnya.

Ia bahkan menyebut bahwa pada tahun sebelumnya sempat dilakukan penyitaan kendaraan hingga menjelang Idul Fitri.

“Tahun lalu ada kendaraan yang disita sampai jelang Idul Fitri, tapi tetap saja balik lagi,” tambahnya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa aksi balap liar di wilayah tersebut masih menjadi persoalan yang berulang, meski telah dilakukan upaya penertiban.

Warga berharap adanya langkah yang lebih efektif agar aktivitas tersebut tidak terus terulang dan mengganggu ketertiban lingkungan.

 

 

Jurnalis: Syadir Ali