RUJUKANNEWS.com, GOWA — Polemik pembangunan dan transparansi Dana Desa di Rappolemba belum juga mereda. Di tengah sorotan terhadap proyek Lapangan Baji’ Minasa dan tindak lanjut laporan ke Kejaksaan Negeri Gowa, kini muncul persoalan baru terkait infrastruktur jalan desa.
Sorotan tersebut mencuat setelah Sekretaris BPD Desa Rappolemba mempublikasikan kondisi jalan di wilayahnya melalui media sosial. Dalam unggahannya, ia menyoroti jalan di Kampung Bongkialla, Dusun Boritallasa, Desa Rappolemba, Kecamatan Tompobulu, yang disebut belum pernah tersentuh aspal. (12/2/2026)
“Yang rusak jalanannya tapi pernahmi tersentuh aspal masih mendingji. Apa kabar jalanan yang sudah ratusan tahun belum pernah tersentuh aspal? Seperti jalanan di kampung saya, Kampung Bongkialla Dusun Boritallasa Desa Rappolemba Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan Indonesia,” tulisnya.

Unggahan tersebut disertai dokumentasi kondisi jalan yang tampak berbatu, berlumpur, serta tergenang air di sejumlah titik. Akses jalan yang belum diaspal ini dinilai menyulitkan mobilitas warga, terutama saat musim hujan.
Kondisi ini menambah daftar persoalan infrastruktur di Desa Rappolemba, setelah sebelumnya proyek pembangunan lapangan desa menuai kritik terkait kualitas fisik dan transparansi anggaran.
Warga setempat berharap pemerintah desa maupun pemerintah daerah dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan tersebut. Infrastruktur jalan dinilai menjadi kebutuhan mendasar masyarakat untuk menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan sosial.
Media ini tetap membuka ruang klarifikasi dan konfirmasi dari pihak terkait demi keberimbangan informasi.
Jurnalis: Syadir Ali
