RUJUKANNEWS.com, GOWA — Polemik Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) Lassa-Lassa, Kecamatan Bontolempangan, mendapat tanggapan langsung dari Camat Bontolempangan, Ashar. Ia memberikan penjelasan terkait proses penentuan lokasi pembangunan Gerai Kopdes yang belakangan menjadi sorotan publik. (12/2/2026)

Menurut Ashar, seharusnya persoalan tersebut sudah disikapi sejak awal, khususnya saat dilakukan peninjauan lokasi bersama unsur TNI.

“Seharusnya selaku ketua harus tegas kenapa tidak di tolak waktu peninjauan lokasi bersama danramil, nanti ada yg mengajukan surat hibah baru ada penolakan dan hibah tersebut sudah di Teken oleh BPD dan di bawah langsung oleh Kepala Desa,” ujar Ashar saat dikonfirmasi, Selasa (11/2/2026).

Ia juga menanggapi isu dugaan pemalsuan dokumen yang ikut berkembang di tengah polemik tersebut. Menurutnya, persoalan itu merupakan ranah kepala desa.

“Mengenai pemalsuan dokumen itu rananya kepala Desa. Dan kalau memang pemalsuan kenapa tidak konfirmasi ke Desa maupun pihak TNI baik Babinsa maupun Danramil yg langsung turun kelapangan,” jelasnya.

Terkait penentuan lokasi pembangunan Gerai Kopdes, Ashar menyebut percepatan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan luas lahan serta proses perizinan yang dinilai cukup lama.

“Kalau menurut saya pengajuan lokasi SD selain lokasi tersebut tidak mencukupi luas yg di butuhkan dan proses lama sehingga pihak dari TNI melakukan percepatan,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa jika terdapat keberatan, seharusnya dikomunikasikan langsung dengan pihak terkait.

“Iya kenapa tidak di perhadapkan ke Danramil,” ujarnya.

Ashar menegaskan bahwa dalam hal penentuan lahan pembangunan Gerai Kopdes, kewenangan berada pada pihak TNI dalam rangka percepatan pembangunan.

“Mengenai lahan itu wewenang dari pihak TNI selaku percepatan Pembangunan,” tutupnya.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai penjelasan atas dinamika yang terjadi di internal Kopdes Lassa-Lassa. Hingga saat ini, proses penyelesaian polemik masih menjadi perhatian masyarakat setempat.

 

Jurnalis: Syadir Ali