MAKASSAR,RUJUKANNEWS.COM– Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Makassar menggelar pertemuan bersama jajaran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) di Aula Dr. Hasanuddin Massaile, Senin (23/2). Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah penguatan fungsi pembimbingan sekaligus evaluasi efektivitas proses reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan.

Dalam forum tersebut, Kepala Bapas Makassar, Surianto, menekankan pentingnya peran aktif Pembimbing Kemasyarakatan dalam memastikan bahwa masa integrasi klien tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar berdampak pada penerimaan sosial di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Para PK didorong untuk melakukan identifikasi secara menyeluruh terhadap sejauh mana klien telah berbaur dengan masyarakat. Penggalian data dilakukan dengan melihat keterlibatan klien dalam berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan, seperti kerja bakti, kegiatan keagamaan, hingga partisipasi dalam kegiatan lingkungan.

Menurut Surianto, keterlibatan sosial merupakan indikator penting keberhasilan pembimbingan. “Integrasi bukan sekadar klien berada di luar lembaga, tetapi bagaimana ia diterima, dipercaya, dan berkontribusi di tengah masyarakat. Di situlah ukuran nyata keberhasilan pemasyarakatan,” tegasnya.

Sebagai bentuk akuntabilitas, setiap keikutsertaan klien diwajibkan didukung bukti dokumentasi, yang kemudian dikumpulkan melalui saluran resmi kantor. Langkah ini dimaksudkan untuk memastikan proses monitoring berjalan terukur, sistematis, dan berbasis data.

Melalui pertemuan ini, Bapas Makassar berharap seluruh Pembimbing Kemasyarakatan semakin proaktif melakukan pendampingan yang substantif, sehingga proses reintegrasi klien benar-benar menghasilkan perubahan perilaku sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem pemasyarakatan.

Narasi: MFZ