RUJUKANNEWS.com, GOWA — Aktivitas penggalian lahan dalam proyek Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Desa Bontoloe, Kecamatan Bontolempangan, menuai keluhan warga. Galian yang dinilai terlalu dalam dan berada dekat area pasar disebut memicu kerusakan bangunan milik pedagang hingga rumah warga di sekitarnya. (22/2/2026)
Sejumlah warga menyampaikan bahwa pengerukan tanah di sekitar lokasi pasar menyebabkan pergeseran struktur tanah. Dampaknya, beberapa lapak pedagang dilaporkan roboh, sementara rumah warga terancam roboh.

Hendri, Kepala Pasar setempat, membenarkan adanya dampak tersebut. Ia menilai aktivitas galian tidak hanya mengganggu keamanan bangunan, tetapi juga memukul aktivitas ekonomi warga.
“Lapak pedagang terdampak, bahkan ada rumah warga ikut rusak. Sampai sekarang kami belum tahu siapa yang harus bertanggung jawab,” ujarnya.
Ia mengaku telah berupaya menghubungi pihak pemerintah untuk menyampaikan kondisi di lapangan. Namun, hingga kini belum ada respons atau langkah penanganan yang jelas.
Warga berharap ada kejelasan mengenai pihak yang bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi, sekaligus langkah mitigasi agar dampak tidak meluas.
Sejauh ini, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai aktivitas penggalian tersebut.
Jurnalis: Syadir Ali
