RUJUKANNEWS.com, GOWA — Menanggapi sorotan terkait kondisi jalan di Kampung Bongkialla, Dusun Boritallasa, Desa Rappolemba, Penjabat (PJ) Kepala Desa Rappolemba, Husair, akhirnya memberikan klarifikasi.
Menurutnya, jalan yang dikeluhkan warga tersebut merupakan jalan kabupaten sehingga secara kewenangan desa tidak diperbolehkan melakukan rabat beton secara resmi menggunakan anggaran desa.
“Kalau dibilang itu dirabat itu salah, karena itu jalan kabupaten tidak boleh kita rabat. Jadi berinisiatif kita perbaiki ini jalan atau gimana supaya jalanan ini tidak sampai berlumpur begini,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (12/2/2026).
Husair menjelaskan bahwa dirinya berencana melakukan perbaikan secara gotong royong bersama masyarakat. Ia bahkan menyebut siap menyumbangkan semen sebagai bentuk kepedulian pribadi, sementara warga menyediakan pasir.
“Saya janji kerja sama dengan masyarakat, jadinya saya mau sumbang beberapa zak semen dan masyarakat pasirnya,” katanya.
Terkait waktu pelaksanaan, ia mengaku telah menyampaikan kepada masyarakat bahwa perbaikan kemungkinan dilakukan sekitar bulan April, setelah musim hujan berakhir.
“Saya bilang kepada masyarakat nanti bulan-bulan April, karena ini musim hujan percuma kita cor itu jalanan kalau hujan begini,” jelasnya.
Ia juga menyebut sudah ada beberapa titik jalan yang sebelumnya dicor dan hasilnya dinilai cukup baik.
“Nanti rencana saya yang paling krusial saja kita cor, karena saya juga merasa tersiksa kalau mau berkunjung ke daerah ta becek begini,” tambahnya.
Lebih lanjut, Husair mengakui bahwa usulan perbaikan jalan tersebut hampir selalu muncul dalam setiap Musrenbang. Namun hingga kini belum pernah terealisasi.
“Selalu kayaknya diusulkan, saya bicara kayaknya karena saya PJ baru satu tahun. Saya pernah lihat di edisi musrembang beberapa tahun lalu, selalu ini diusulkan setiap tahun, entah kenapa sampai tidak pernah terealisasi,” ungkapnya.
Ia pun menyinggung agar persoalan jalan tidak terus menjadi janji politik semata.
“Daripada setiap event politik kita selalu dijanji pelaku politik, tolong kita kerja samami perbaiki ini jalanan sesuai kemampuan kita,” tutupnya.
Pernyataan PJ Kades ini muncul setelah sebelumnya Kepala Dusun Bongkialla menyampaikan bahwa jalan tersebut telah berulang kali diusulkan bahkan pernah dilakukan pengukuran sekitar dua tahun lalu, namun belum terealisasi hingga sekarang.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Gowa terkait status dan rencana peningkatan jalan yang disebut sebagai jalan kabupaten tersebut.
Media ini tetap membuka ruang klarifikasi dari pihak terkait demi keberimbangan informasi.
Jurnalis: Syadir Ali
