📝 “Kami berharap jalan ini bisa segera diperbaiki, supaya akses ke sekolah tidak lagi menyulitkan,” ujar salah satu guru.

RUJUKANNEWS.com, GOWA — Kondisi jalan rusak di Dusun Borongbulo, Desa Paranglompoa, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa, terus menuai keluhan. Tidak hanya warga biasa, para guru yang mengajar di wilayah tersebut juga harus menghadapi medan sulit setiap hari demi bisa sampai ke sekolah.

Jalan yang berbatu, berlumpur, dan tidak rata membuat perjalanan menuju sekolah menjadi penuh tantangan. Saat musim hujan, kondisi semakin parah karena jalan menjadi licin dan rawan dilalui.

Sejumlah guru mengaku kerap nyaris tasossor saat melintas di jalur tersebut. Bahkan, tidak sedikit yang harus mendorong sepeda motor dan berjalan kaki di beberapa titik demi melanjutkan perjalanan.

Salah satunya adalah Rusniati Novi, guru di sekolah tempat Rangga—bocah yang sempat viral karena bekal singkong—menempuh pendidikan. Ia kerap membagikan perjalanannya ke sekolah melalui media sosial.

Dalam unggahan tersebut, terlihat bagaimana ia harus berjuang melewati jalan rusak. Motor didorong, sepatu kotor oleh lumpur, hingga harus berjalan kaki di jalur berbatu demi bisa tiba di sekolah.

Kondisi ini menjadi gambaran nyata sulitnya akses pendidikan di wilayah tersebut.

Meski dihadapkan pada kondisi yang tidak mudah, para guru tetap menjalankan tugasnya untuk mengajar. Namun, mereka berharap adanya perhatian dari pemerintah agar akses jalan dapat segera diperbaiki.

“Kami berharap jalan ini bisa segera diperbaiki, supaya akses ke sekolah tidak lagi menyulitkan,” ujar salah satu guru.

Diketahui, kondisi jalan rusak di Dusun Borongbulo ini telah berlangsung bertahun-tahun lamanya tanpa adanya perbaikan yang signifikan.(*)