Ikuti Saluran WhatsApp Syadir Ali Dapatkan tulisan, renungan & informasi terbaru

Rujukannews.com – Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang menarik untuk dijelajahi, termasuk makanan khas Sunda dari Jawa Barat. Ciri khas kuliner Sunda terletak pada penggunaan bahan-bahan segar, sambal yang menggugah selera, serta perpaduan rasa gurih, pedas, dan sedikit manis. Tidak heran jika banyak hidangannya populer di berbagai daerah.

Kalau kamu menyukai makanan dengan lalapan segar, sambal dadak, hingga olahan ikan yang nikmat, kuliner Sunda bisa menjadi pilihan yang menarik. Hidangannya juga beragam, mulai dari makanan berat untuk makan siang hingga camilan tradisional yang cocok dinikmati saat bersantai.

Nah, berikut 12 rekomendasi makanan khas Sunda yang populer dan nikmat untuk kamu coba!

1. Nasi Timbel

Nasi timbel menjadi salah satu makanan khas Sunda yang cukup populer. Hidangan ini menggunakan nasi putih yang dibungkus daun pisang sehingga menghasilkan aroma harum yang menggugah selera.

Biasanya, nasi timbel disajikan bersama ayam goreng atau ikan asin, tahu, tempe, lalapan, dan sambal. Perpaduan nasi hangat, lauk gurih, serta sambal pedas membuat hidangan ini cocok untuk makan siang.

Kalau kamu ingin menikmati makanan Sunda dengan cita rasa tradisional, nasi timbel bisa menjadi pilihan yang tepat.

2. Karedok

Bagi kamu yang menyukai sayuran segar, karedok wajib masuk daftar kuliner yang perlu dicoba. Makanan ini dibuat dari sayuran mentah seperti kacang panjang, mentimun, kol, tauge, dan terong lalap.

Sayuran tersebut disiram bumbu kacang yang dihaluskan bersama cabai, bawang putih, kencur, gula merah, dan bahan lainnya. Aroma kencur memberikan karakter rasa yang khas.

Karedok cocok dinikmati sebagai menu pendamping atau makanan ringan yang menyegarkan. Namun, pastikan sayuran dicuci dengan baik sebelum diolah.

3. Lotek

Sekilas, lotek memang mirip dengan pecel dari Jawa Timur atau Jawa Tengah. Akan tetapi, lotek memiliki ciri khas tersendiri melalui penggunaan bumbu kacang yang biasanya memadukan kencur dan gula merah.

Hidangan ini terdiri dari sayuran rebus seperti kangkung, bayam, kacang panjang, dan tauge. Bumbu kacang kemudian dicampurkan hingga melapisi sayuran secara merata.

Lotek biasanya disajikan dengan lontong atau nasi dan kerupuk. Rasanya gurih, sedikit manis, serta memiliki aroma rempah yang khas. Menu ini cocok untuk kamu yang ingin menikmati makanan berbahan dasar sayuran.

4. Nasi Tutug Oncom

Nasi tutug oncom merupakan kuliner khas Tasikmalaya yang terkenal dengan perpaduan nasi dan oncom berbumbu.

Oncom diolah bersama bumbu seperti bawang, kencur, cabai, dan rempah lainnya, kemudian dicampurkan dengan nasi hangat. Proses pengolahan ini menghasilkan aroma yang kuat dan rasa gurih yang khas.

Nasi tutug oncom biasanya disajikan bersama ayam goreng, tahu, tempe, lalapan, dan sambal. Kombinasi tersebut membuat hidangan sederhana ini terasa istimewa dan mengenyangkan.

5. Karedok Leunca

Leunca dikenal sebagai sayuran kecil berwarna hijau yang sering ditemukan dalam masakan Sunda. Salah satu olahan yang populer adalah karedok leunca atau sajian leunca dengan bumbu khas, bergantung pada variasi daerah dan resep keluarga.

Leunca memiliki tekstur renyah dengan rasa sedikit pahit. Ketika dipadukan dengan sambal atau bumbu yang kaya rempah, rasanya menjadi lebih menarik.

Menu berbahan leunca cocok untuk kamu yang ingin mencoba hidangan tradisional dengan karakter rasa berbeda. Biasanya, leunca juga disajikan sebagai lalapan atau diolah menjadi sambal pendamping nasi.

6. Pepes Ikan

Pepes ikan menjadi pilihan menarik bagi pencinta hidangan berbumbu rempah. Ikan dibumbui dengan campuran bawang, kunyit, kemiri, cabai, tomat, dan daun kemangi, kemudian dibungkus menggunakan daun pisang.

Bungkusan tersebut dimasak hingga ikan matang dan bumbunya meresap. Aroma daun pisang dan rempah membuat hidangan ini terasa khas.

Pepes ikan dapat menggunakan berbagai jenis ikan, seperti ikan mas atau ikan nila. Hidangan ini cocok disantap bersama nasi putih hangat, lalapan, dan sambal.

7. Karedok dan Lalapan Sambal Dadak

Lalapan merupakan bagian penting dari tradisi makan masyarakat Sunda. Berbagai sayuran segar, seperti mentimun, kemangi, kol, dan kacang panjang, biasanya disajikan bersama sambal dadak.

Sambal dadak dibuat menjelang waktu makan dengan bahan segar seperti cabai, tomat, terasi, garam, dan bahan pelengkap lainnya. Rasanya pedas, segar, serta menggugah selera.

Lalapan dan sambal sering menjadi pendamping ayam goreng, ikan bakar, atau hidangan Sunda lainnya. Jika kamu menyukai makanan pedas, kombinasi ini layak dicoba.

8. Soto Bandung

Soto Bandung merupakan salah satu kuliner khas Jawa Barat yang menawarkan cita rasa gurih dan segar. Hidangan ini umumnya menggunakan daging sapi, lobak, kacang kedelai goreng, serta kuah bening berbumbu.

Berbeda dari soto bersantan, Soto Bandung memiliki kuah yang relatif ringan. Irisan lobak memberikan tekstur dan rasa khas, sedangkan taburan seledri serta bawang goreng menambah aroma.

Soto Bandung cocok dinikmati saat makan siang atau malam, terutama ketika kamu ingin menyantap hidangan berkuah yang tidak terlalu berat.

9. Batagor

Batagor merupakan singkatan dari bakso tahu goreng yang sangat identik dengan kuliner Bandung. Hidangan ini biasanya terbuat dari adonan ikan dan tepung yang diisikan ke dalam tahu atau dibentuk menyerupai pangsit, lalu digoreng hingga renyah.

Batagor disajikan dengan saus kacang, kecap manis, dan perasan jeruk limau. Perpaduan tekstur renyah di luar, lembut di dalam, serta saus gurih membuatnya digemari berbagai kalangan.

Kamu bisa menikmati batagor sebagai camilan sore maupun makanan pengganjal perut saat berwisata kuliner di Bandung.

10. Seblak

Seblak termasuk makanan khas Bandung yang populer, terutama di kalangan pencinta makanan pedas. Bahan utamanya adalah kerupuk yang dimasak bersama bumbu berbasis cabai dan kencur.

Saat ini, seblak hadir dalam berbagai variasi. Ada seblak dengan telur, bakso, sosis, mi, ceker ayam, hingga aneka seafood.

Kuahnya bisa dibuat pedas sesuai selera, sedangkan aroma kencur memberikan cita rasa khas. Jika kamu ingin mencobanya, pilih tingkat kepedasan yang sesuai agar pengalaman makan tetap nyaman.

11. Surabi Bandung

Surabi merupakan jajanan tradisional yang dibuat dari adonan tepung beras dan santan, kemudian dimasak menggunakan cetakan tradisional. Surabi Bandung dikenal dengan teksturnya yang lembut di bagian tengah dan aroma khas hasil pemanggangan.

Versi tradisional biasanya disajikan dengan kuah kinca berbahan gula merah dan santan. Seiring perkembangan kuliner, muncul pula variasi dengan topping keju, cokelat, atau pilihan rasa lainnya.

Surabi cocok dijadikan teman minum teh atau kopi saat bersantai. Kamu juga bisa menemukannya di sejumlah tempat jajanan tradisional di Bandung.

12. Colenak

Colenak adalah makanan tradisional Sunda yang dikenal sebagai singkatan dari dicocol enak. Hidangan ini menggunakan peuyeum atau tape singkong yang dibakar, kemudian disajikan bersama saus gula merah dan kelapa.

Proses pembakaran menghasilkan aroma khas dengan bagian luar yang sedikit kecokelatan, sementara bagian dalamnya tetap lembut. Rasa manis dan sedikit asam dari tape berpadu dengan gurihnya kelapa.

Colenak cocok untuk kamu yang menyukai camilan tradisional dengan rasa manis. Makanan ini juga menarik dicoba ketika menjelajahi kuliner khas Bandung.

Kesimpulan

Makanan khas Sunda menawarkan beragam cita rasa yang menarik, mulai dari nasi timbel dan nasi tutug oncom yang mengenyangkan hingga batagor, seblak, surabi, dan colenak yang cocok dijadikan camilan. Setiap hidangan memiliki karakteristik tersendiri, baik dari bahan, bumbu, maupun cara pengolahannya.

Kalau kamu ingin menjelajahi kuliner Jawa Barat, cobalah beberapa rekomendasi di atas sesuai selera. Jangan lupa menikmati hidangan dengan lalapan dan sambal khas Sunda untuk merasakan perpaduan rasa yang lebih lengkap.

Ingin menemukan lebih banyak rekomendasi kuliner, destinasi wisata, dan informasi menarik lainnya? Kunjungi Rujukannews untuk mendapatkan inspirasi perjalanan dan menjelajahi kekayaan kuliner Nusantara!