Ikuti Saluran WhatsApp Syadir Ali Dapatkan tulisan, renungan & informasi terbaru

Rujukannews.com – Semarang tidak hanya dikenal sebagai ibu kota Jawa Tengah yang memiliki banyak destinasi wisata bersejarah. Kota ini juga menyimpan kekayaan kuliner yang menarik untuk dijelajahi. Mulai dari makanan tradisional bercita rasa gurih, jajanan manis, hingga hidangan berkuah yang menggugah selera, semuanya bisa kamu temukan di sini.

Menariknya, beberapa makanan khas Semarang sudah dikenal sejak puluhan tahun lalu dan masih menjadi favorit wisatawan hingga sekarang. Bahkan, tidak sedikit orang yang sengaja datang ke Semarang hanya untuk berburu makanan legendaris.

Kalau kamu sedang merencanakan liburan ke Kota Atlas, jangan lewatkan kesempatan mencicipi berbagai hidangan khasnya. Berikut 12 rekomendasi ragam kuliner khas Semarang yang wajib masuk dalam daftar wisata kuliner kamu!

1. Lumpia Semarang

Lumpia merupakan salah satu kuliner paling ikonik dari Semarang. Makanan ini memiliki perpaduan pengaruh budaya Tionghoa dan Jawa yang menghasilkan cita rasa unik.

Lumpia Semarang umumnya berisi rebung, telur, dan daging ayam atau udang yang dibungkus kulit tipis. Ada dua pilihan penyajian yang bisa kamu nikmati, yaitu lumpia goreng dengan tekstur renyah dan lumpia basah yang lebih lembut.

Biasanya, lumpia disajikan bersama saus manis, acar, dan daun bawang. Perpaduan rasanya membuat makanan ini cocok dijadikan camilan maupun oleh-oleh.

2. Tahu Gimbal

Jika kamu menyukai makanan dengan cita rasa gurih dan sedikit manis, tahu gimbal wajib dicoba. Hidangan ini terdiri dari tahu goreng, lontong, kol, telur, dan gimbal udang.

Gimbal merupakan olahan udang yang digoreng menggunakan adonan tepung hingga menghasilkan tekstur renyah. Semua bahan kemudian disiram saus kacang yang memiliki perpaduan rasa gurih, manis, dan sedikit pedas.

Keunikan tahu gimbal terletak pada perpaduan tekstur setiap bahannya. Kamu bisa menikmati kelembutan tahu, kesegaran sayuran, dan renyahnya gimbal udang dalam satu porsi.

3. Bandeng Presto

Bandeng presto menjadi salah satu makanan khas Semarang yang populer sebagai hidangan utama sekaligus oleh-oleh.

Ikan bandeng diolah menggunakan teknik memasak bertekanan tinggi sehingga duri-durinya menjadi lunak dan lebih mudah dimakan. Sebelum dimasak, ikan biasanya dibumbui dengan rempah-rempah agar menghasilkan rasa gurih dan nikmat.

Bandeng presto biasanya disajikan bersama sambal dan nasi hangat. Kamu juga bisa menemukan variasi bandeng presto yang digoreng dengan lapisan telur atau tepung.

4. Soto Bangkong

Soto Bangkong merupakan salah satu kuliner legendaris Semarang yang memiliki ciri khas kuah bening kecokelatan.

Hidangan ini biasanya berisi suwiran ayam, bihun, tauge, tomat, dan taburan bawang goreng. Kuahnya memiliki rasa gurih dengan aroma rempah yang cukup kuat, tetapi tetap terasa ringan.

Soto Bangkong cocok disantap saat sarapan maupun makan siang. Supaya semakin nikmat, kamu bisa menambahkan sate telur puyuh, sate kerang, atau perkedel sebagai pelengkap.

5. Nasi Ayam Semarang

Nasi ayam Semarang menjadi pilihan tepat bagi kamu yang ingin menikmati makanan tradisional dengan rasa gurih dan mengenyangkan.

Satu porsi nasi ayam biasanya terdiri dari nasi putih, suwiran ayam, telur pindang, tahu, dan kuah opor. Hidangan ini juga sering dilengkapi dengan sambal goreng labu siam.

Salah satu ciri khasnya adalah penyajian menggunakan daun pisang sebagai alas. Perpaduan nasi, kuah santan, dan berbagai lauk menghasilkan rasa gurih yang khas.

6. Mie Kopyok

Mie kopyok merupakan makanan tradisional Semarang yang sederhana, tetapi memiliki cita rasa yang menggugah selera.

Hidangan ini terdiri dari mi kuning, lontong, tauge, tahu, dan kerupuk gendar. Semua bahan disiram kuah bawang putih yang gurih dan biasanya dilengkapi kecap manis serta taburan seledri.

Nama mie kopyok berasal dari proses mencelupkan atau mengocok bahan makanan ke dalam air panas sebelum disajikan. Rasanya yang ringan membuat makanan ini cocok dinikmati kapan saja.

7. Tahu Pong

Tahu pong adalah salah satu camilan khas Semarang yang memiliki bentuk sederhana, tetapi cukup unik.

Berbeda dari tahu biasa, tahu pong memiliki bagian tengah yang cenderung kosong setelah digoreng. Bagian luarnya terasa renyah, sedangkan bagian dalamnya berongga dan lembut.

Tahu pong biasanya disajikan bersama petis, kecap, cabai rawit, dan acar lobak. Perpaduan rasa gurih, manis, dan sedikit pedas membuat camilan ini cocok dinikmati saat bersantai.

8. Babat Gongso

Babat gongso merupakan hidangan khas Semarang yang terkenal dengan cita rasa manis, gurih, dan pedas.

Makanan ini menggunakan bahan utama babat sapi yang dimasak bersama bumbu rempah, bawang merah, bawang putih, cabai, dan kecap manis. Proses memasaknya membuat bumbu meresap hingga menghasilkan rasa yang kaya.

Tekstur babat yang kenyal menjadi daya tarik tersendiri. Biasanya, babat gongso disajikan bersama nasi putih hangat sehingga cocok dijadikan menu makan siang atau malam.

9. Garang Asem

Garang asem merupakan hidangan tradisional berbahan dasar ayam yang memiliki perpaduan rasa asam, pedas, dan gurih.

Ayam dimasak bersama santan, cabai, tomat, belimbing wuluh, serta berbagai rempah. Selanjutnya, bahan-bahan tersebut dibungkus menggunakan daun pisang dan dikukus hingga matang.

Aroma daun pisang yang keluar selama proses memasak membuat hidangan ini semakin menggugah selera. Rasa asam segar dari belimbing wuluh juga memberikan sensasi berbeda dibandingkan masakan ayam lainnya.

10. Wingko Babat

Beralih ke makanan manis, wingko babat menjadi salah satu oleh-oleh khas yang sering diburu wisatawan ketika berkunjung ke Semarang.

Kue tradisional ini terbuat dari campuran kelapa parut, tepung ketan, gula, dan bahan lainnya. Adonannya kemudian dipanggang hingga menghasilkan bagian luar yang sedikit kecokelatan.

Teksturnya cenderung kenyal dengan rasa manis dan aroma kelapa yang khas. Saat ini, wingko babat tersedia dalam berbagai varian rasa, seperti cokelat, durian, dan pandan.

11. Es Puter Cong Lik

Setelah menikmati berbagai makanan gurih, kamu bisa menyegarkan diri dengan es puter Cong Lik.

Es puter merupakan hidangan penutup tradisional yang dibuat menggunakan santan sebagai bahan dasarnya. Teksturnya lembut dan memiliki rasa manis yang menyegarkan.

Es puter Cong Lik dikenal dengan pilihan rasa yang beragam, seperti durian, cokelat, dan kelapa muda. Beberapa penyajiannya juga dilengkapi dengan roti, kacang, atau potongan buah.

Kuliner ini cocok dinikmati saat cuaca Semarang sedang panas.

12. Roti Ganjel Rel

Roti ganjel rel merupakan makanan tradisional Semarang yang memiliki bentuk menyerupai bantalan rel kereta api.

Roti ini berwarna cokelat dengan tekstur cukup padat dan aroma rempah yang khas. Bahan pembuatannya antara lain tepung, gula, dan kayu manis.

Di bagian atasnya biasanya terdapat taburan wijen yang memberikan tambahan aroma dan rasa. Roti ganjel rel cocok dijadikan teman minum teh atau kopi pada pagi dan sore hari.

Kesimpulan

Semarang memiliki ragam kuliner khas yang menarik untuk dijelajahi, mulai dari makanan berat hingga jajanan tradisional. Lumpia, tahu gimbal, bandeng presto, nasi ayam, dan babat gongso menjadi beberapa hidangan yang wajib kamu coba ketika berkunjung ke kota ini.

Setiap makanan memiliki karakteristik dan cita rasa tersendiri yang mencerminkan kekayaan budaya kuliner masyarakat Semarang. Selain memanjakan lidah, mencicipi makanan tradisional juga bisa menjadi cara menarik untuk mengenal sejarah dan kebudayaan suatu daerah.

Jadi, kalau kamu berencana liburan ke Semarang, jangan hanya mengunjungi tempat wisatanya. Sisihkan waktu untuk berburu kuliner khas agar pengalaman perjalanan kamu semakin berkesan.

Ingin menemukan lebih banyak rekomendasi kuliner lezat, destinasi wisata menarik, dan informasi terbaru seputar berbagai daerah di Indonesia? Yuk, kunjungi Rujukannews dan temukan inspirasi perjalanan serta kuliner menarik lainnya untuk menemani petualangan kamu!