Makassar — Sosok Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasid Ali atau yang akrab disapa Ara, tertangkap kamera wartawan saat tengah menikmati makan siang di sebuah kantin sederhana.
Pemandangan tersebut sontak menarik perhatian, mengingat posisinya sebagai pimpinan perusahaan daerah.
Namun bagi Ara, kebiasaan tersebut bukanlah hal baru. Ia mengaku sudah terbiasa menjalani gaya hidup sederhana, termasuk dalam urusan makan sehari-hari. “Buat saya ini bukan hal baru.
“Jangankan di sini, saya memang sering makan prasmanan untuk makan siang,” ujarnya.
Menurutnya, makanan rumahan yang dijual di kantin sederhana justru memiliki nilai lebih dari sisi kesehatan. Ia menilai sajian tersebut umumnya memiliki kandungan nutrisi yang lebih lengkap dan rasa yang autentik. Selain itu, kebiasaannya tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Selain makan sederhana, ini juga bagian dari upaya memberdayakan UMKM. Kita bantu perputaran ekonomi mereka,” tambahnya.
Tak hanya dalam hal konsumsi, Ara juga dikenal sederhana dalam aktivitas sehari-hari. Ia mengaku kerap menggunakan bajaj sebagai sarana transportasi menuju kantor.
Menurutnya, moda transportasi tersebut lebih praktis dan efisien di tengah kondisi lalu lintas kota.
“Saya sering ke kantor pakai bajaj, karena lebih cepat. Bukan karena tidak punya kendaraan, saya punya mobil berbagai merek, tapi tidak ada gengsi menggunakan bajaj,” jelasnya.
Ara yang juga dikenal sebagai mantan pimpinan Partai Demokrat di Kota Makassar menegaskan bahwa kesederhanaan adalah prinsip hidup yang sudah lama ia pegang. Bahkan, ia sengaja memiliki bajaj pribadi untuk digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
“Kesederhanaan itu sudah biasa buat saya. Saya memang sengaja beli bajaj untuk dipakai sendiri,” tutupnya.