RUJUKANNEWS.com, GOWA β Kondisi fasilitas pelayanan kesehatan di Puskesmas (PKM) Bontolempangan II, Kabupaten Gowa, menjadi sorotan publik. Plafon di bagian pintu masuk utama puskesmas tersebut dilaporkan ambruk, menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan pasien dan pengunjung yang datang berobat. (30/01/2026)
Pantauan di lokasi pada Rabu (28/1/2026) menunjukkan bagian langit-langit pintu masuk puskesmas tampak menganga. Material plafon yang sebelumnya ambruk berserakan di area depan gedung, meski puing-puing telah dibersihkan, lubang besar pada plafon hingga kini masih dibiarkan terbuka tanpa penanganan.
Diduga kuat, ambruknya plafon disebabkan oleh rembesan air hujan dari atap gedung yang bocor. Rembesan air yang terjadi dalam waktu lama membuat material plafon menjadi lapuk dan tidak lagi mampu menahan beban.
Kondisi tersebut menuai keluhan dari masyarakat. Selain merusak estetika bangunan, situasi ini dinilai membahayakan keselamatan, terutama karena berada tepat di pintu masuk utama fasilitas kesehatan.
βIni pintu masuk utama, tempat orang sakit datang berobat. Sangat disayangkan kondisinya seperti ini. Kami khawatir kalau tiba-tiba ada bagian lain yang ikut jatuh,β ujar salah seorang warga yang ditemui di lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen Puskesmas Bontolempangan II maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti kejadian tersebut maupun rencana perbaikan gedung.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan renovasi dan perbaikan menyeluruh, mengingat puskesmas merupakan fasilitas vital pelayanan kesehatan masyarakat. Kondisi bangunan yang dibiarkan rusak juga memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan kualitas bangunan serta alokasi dan pemanfaatan anggaran pemeliharaan fasilitas publik, khususnya di sektor kesehatan.
Jurnalis: Syadir Ali