RUJUKANNEWS.com, GOWA — Kondisi jalan rusak di Dusun Borongbulo, Desa Paranglompoa, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa, kembali menjadi sorotan. Tak hanya menyulitkan aktivitas warga, kerusakan jalan kini mulai berdampak langsung pada penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa.
Sebelumnya, seorang pengantar MBG dilaporkan takbulingta’ (terjatuh) saat melintas di jalan tersebut pada Rabu, 8 April 2026. Peristiwa itu sempat viral di media sosial dan dibenarkan oleh warga setempat.
“Iye, di situki di jalan rusak takbulingta’. Untung itu tidak ada makanan na bawa, karena jalan pulang mi,” ujar salah satu warga.
Keterangan serupa juga disampaikan Ikram, Kepala SPPG Desa Paranglompoa.
“Iye, kejadian itu hari Rabu, dari arah Borongbulo menuju SPPG untuk mengembalikan ompreng kosong,” jelasnya.
Namun persoalan tidak berhenti di situ.
Diduga, dampak jalan rusak kembali terjadi, kali ini terhadap kondisi makanan yang dibawa ke sekolah.
Seorang guru SD Borongbulo, Rusniati (guru dari Rangga), mengunggah kondisi tersebut melalui media sosial Facebook.
“MBG saja terhambur dalam tempatnya sampai di sekolah, efek apa kira-kira… Jawab di kolom komentar yang bisa jawab,” tulisnya.
Unggahan tersebut langsung menuai beragam komentar dari warganet. Mayoritas menilai kondisi jalan rusak menjadi penyebab utama.
“Jalan rusak.”
“Efek jalan.”
“Mungkin karena jalanannya licin.”
“Mungkin jalan ada berlubang.”
“Efek jalan mungkin terlalu mulus,” tulis warganet dengan nada sindiran.
Saat dikonfirmasi media ini, Rusniati membenarkan kejadian tersebut.
“Pas saya buka sudah terhambur isinya, pasti karena jalanan licin, jadi yang bawa MBG sangat kesusahan untuk sampai di sekolah,” ungkapnya.
Ia menyebut makanan dalam ompreng mengalami guncangan sepanjang perjalanan hingga menjadi tassimbung—istilah dalam bahasa Makassar yang berarti terhambur.
Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi jalan di Borongbulo memang berbatu, berlumpur, dan tidak rata. Kondisi ini menyulitkan kendaraan, terutama saat musim hujan.
Warga berharap ada perhatian serius dari pemerintah agar jalan tersebut segera diperbaiki, sehingga aktivitas masyarakat, termasuk penyaluran program MBG, bisa berjalan lebih lancar dan layak. (*)