Sinjai, RujukanNews.com,β Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Sinjai terus menunjukkan komitmennya dalam melindungi nasabah mikro dari berbagai risiko usaha dan kehidupan. Melalui kegiatan edukasi keuangan, BRI mengajak para pelaku usaha mikro untuk lebih memahami pentingnya perlindungan diri dan usaha lewat produk Asuransi Mikro BRINS (ASMIK) dan Asuransi Mikro Kecelakaan, Kesehatan, dan Meninggal Dunia (AMKKM).
Kegiatan ini menjadi langkah nyata BRI dalam meningkatkan literasi serta inklusi keuangan masyarakat, khususnya di kalangan pelaku usaha mikro yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
Pemimpin Cabang BRI Sinjai, H.M. Dandy Wardana, menyampaikan bahwa asuransi mikro bukan sekadar produk finansial, melainkan bentuk nyata kepedulian BRI terhadap ketahanan ekonomi nasabahnya.
Hal ini disampaikan saat penyerahan klaim asuransi kepada salah satu nasabah BRI Unit Mananti yang mengalami musibah kebakaran beberapa waktu lalu.
βBRI tidak hanya hadir memberikan pembiayaan, tetapi juga perlindungan menyeluruh bagi nasabah. Melalui AMKKM dan ASMIK, kami ingin memastikan para pelaku usaha mikro memiliki ketenangan dan rasa aman dalam menjalankan usaha mereka,β ujar Dandy.
Produk AMKKM memberikan perlindungan terhadap risiko kecelakaan, rawat inap, hingga meninggal dunia dengan premi yang sangat terjangkau mulai Rp50.000 per tahun. Sementara ASMIK (Asuransi Mikro BRINS) melindungi tempat usaha dari risiko kebakaran, bencana alam, dan kerusakan, dengan nilai pertanggungan hingga puluhan juta rupiah.
βPaling tidak, ketika musibah datang, ada pihak yang membantu meringankan beban kerugian yang kita alami,β tambah Dandy.
Melalui kegiatan ini, BRI berharap pelaku usaha mikro di Sinjai semakin menyadari pentingnya manajemen risiko dan siap menghadapi ketidakpastian dalam menjalankan usahanya.
βKami ingin pelaku usaha kecil di Sinjai menjadi lebih tangguh. Dengan perlindungan asuransi, mereka dapat fokus mengembangkan usaha tanpa khawatir terhadap risiko yang tidak terduga,β tutupnya.
Langkah BRI Sinjai ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan literasi keuangan nasional serta memperluas akses masyarakat terhadap produk asuransi mikro di seluruh Indonesia.