Sinjai, RujukanNews.com, β Setelah sempat terbuka dan mengalirkan air selama satu hari, pintu air Irigasi TPI Lamole kembali ditutup, Minggu (18/012026)
Penutupan mendadak ini memicu tanda tanya sekaligus kekecewaan, baik dari petani maupun pemerintah desa setempat.
Kepala Desa Lamatti Riattang, Nasrullah, mempertanyakan alasan penutupan pintu air yang dilakukan tanpa adanya pemberitahuan resmi kepada pihak desa maupun petani.
βBaru satu hari air mengalir, sekarang sudah ditutup lagi. Kami tidak tahu apa alasannya. Tidak ada pemberitahuan ke desa,β kata Nasrullah.
Kondisi tersebut membuat keresahan petani kian meningkat. Pasalnya, tanaman padi yang sedang dalam masa pertumbuhan masih sangat membutuhkan pasokan air secara berkelanjutan. Jika dibiarkan, penutupan pintu air dikhawatirkan berujung pada gagal panen.
Sementara itu, upaya konfirmasi kepada pihak pengairan kembali menemui jalan buntu. Pejabat Fungsional Pelaksana Pengelola Sumber Daya Air (SDA) Bidang PSDA Dinas PUPR Sinjai, M. Ridwan Jaya, yang menangani Irigasi Lamole, tidak dapat dihubungi. Nomor WhatsApp yang sebelumnya digunakan untuk komunikasi diketahui sudah tidak aktif.
Konfirmasi juga dilakukan kepada Kepala Dinas PUPR Sinjai, H. Harus Achmad. Namun, ia hanya menyampaikan akan mencoba menghubungi pihak pengelola irigasi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak pengairan maupun instansi terkait mengenai alasan penutupan kembali pintu air Irigasi Lamole.