RUJUKANNEWS.com, GOWA – Upaya pencarian terhadap seorang nenek yang diduga hanyut di Sungai Bilareng, Dusun Lemoa, Desa Bontolempangan, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa, terus dilakukan. Tim Basarnas Makassar saat ini tengah menuju lokasi untuk membantu proses pencarian.
Korban diketahui bernama Fatiha (78), warga Bulo-Bulo, Dusun Lemoa, Desa Bontolempangan. Ia dilaporkan hilang dan diduga hanyut di sungai tersebut pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 09.00 WITA.
Sebelumnya, pemerintah desa bersama masyarakat setempat telah melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan menyisir sejumlah titik di sepanjang aliran sungai. Namun hingga kini korban masih belum berhasil ditemukan.
Sekretaris Desa Bontolempangan, Muslimin, mengatakan bahwa pihak pemerintah desa bersama warga telah bergerak melakukan pencarian sejak laporan diterima.
“Diperkirakan hanyut di Sungai Bilareng pada Rabu pagi sekitar pukul 09.00 WITA,” ujar Muslimin, Kamis (5/3/2026).
Ia menambahkan, pemerintah desa bersama pihak kecamatan telah menghubungi Basarnas Makassar untuk membantu proses pencarian korban.
Sementara itu, Isran selaku Staf Operasi (Ops) Basarnas Makassar membenarkan bahwa tim SAR telah diberangkatkan menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan adanya warga yang diduga tenggelam di sungai tersebut.
“Tim sudah bergerak beberapa jam yang lalu menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian,” jelas Isran.
Berdasarkan konfirmasi terbaru dari Komandan Tim Basarnas, Arman, rombongan tim SAR saat ini telah berada di Poros Malino dan mendekati wilayah Pakkatto, Kabupaten Gowa, sekitar pukul 13.13 WITA.
Jika dihitung dari posisi tersebut menuju lokasi kejadian di Desa Bontolempangan, tim SAR diperkirakan masih membutuhkan waktu sekitar satu jam lebih perjalanan sebelum tiba di lokasi pencarian.(*)
