GOWA — Pemerintah Kelurahan Tonrorita dan Kecamatan Biringbulu menanggapi persoalan kemiskinan ekstrem yang dialami Sateng, warga Lingkungan Batuborong, Kelurahan Tonrorita, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa, khususnya terkait kendala administrasi kependudukan yang belum terpenuhi. (01/02/2026)
Lurah Tonrorita, Muzh Kadir, menyampaikan bahwa hingga saat ini Sateng belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Kondisi tersebut menjadi salah satu hambatan dalam proses lanjutan penanganan bantuan, termasuk rencana pengusulan bedah rumah.
“Yang bersangkutan belum punya KTP. Sementara akan kami upayakan pengurusannya di kantor camat. Adapun bukti kepemilikan tanah nanti kami cek,” ujar Muzh Kadir saat dikonfirmasi media ini.
Ia menjelaskan, kelengkapan dokumen kependudukan dan kepastian status lahan merupakan bagian penting dalam proses verifikasi agar bantuan pemerintah dapat diberikan sesuai ketentuan.
Hal senada disampaikan Camat Biringbulu, Muh. Natsir, yang menegaskan komitmennya untuk segera membantu pengurusan KTP Sateng melalui kantor kecamatan.
“Menurut pak lurah memang belum ada KTP-nya. Nanti saya arahkan kantor camat untuk bikin KTP-nya,” tegas Camat Biringbulu.
Camat juga menyatakan bahwa pemerintah kecamatan akan berkoordinasi dengan kelurahan dan aparat lingkungan setempat guna mempercepat penyelesaian administrasi, sehingga penanganan kondisi kemiskinan ekstrem yang dialami Sateng dapat dilakukan secara lebih konkret.
Sebelumnya, kondisi rumah Sateng yang beralaskan tanah dan mengalami kebocoran atap menjadi sorotan publik. Sateng diketahui telah tinggal seorang diri di rumah tersebut selama sekitar 10 tahun dan bekerja sebagai buruh tani dengan penghasilan tidak menentu.
Warga dan aparat lingkungan berharap, penyelesaian persoalan administrasi ini dapat menjadi langkah awal menuju realisasi bantuan bedah rumah, agar Sateng dapat menempati hunian yang layak.
Jurnalis: Syadir Ali
