RUJUKANNEWS.com, GOWA — Pembangunan Lapangan Baji’ Minasa di Dusun Alla’, Desa Rappolemba, Kecamatan Tompobulu, kembali menjadi sorotan warga. Proyek yang menggunakan Dana Desa senilai Rp556.261.350 ini awalnya ditargetkan rampung Desember 2025, namun hingga kini belum sepenuhnya selesai. Warga menilai kualitas pengerjaan diduga asal jadi dan tidak sesuai bestek. Kamis, (5/1/2026)

Keluhan Warga
Ansar, warga setempat, menyampaikan:
“Lapangan yang seharusnya luas dan standar kini dipersempit. Tribun asal jadi, paving block sempit, dan lapangan secara keseluruhan berantakan. Uang rakyat habis, tapi hasilnya jauh dari kata layak. Kami berharap pihak terkait memaksimalkan anggaran dan menghasilkan pekerjaan yang bisa digunakan jangka panjang.”
Menurut warga, sebelum pengerjaan, lapangan tampak rapi dan hijau, siap digunakan. Namun setelah pengerjaan mencapai 98 persen, kondisi justru memburuk: lapangan tidak rata, dinilai sempit, dan talud sudah tertutupi rumput.

Konfirmasi Plt Kades
Plt Kades Desa Rappolemba, Husair, menanggapi keluhan warga:
“Tabe’ kita hubungi sj TPK nya .. sy cuma plt kades sy tdk begitu paham pelaksanaan pekerjaan ..”
Saat ditanya anggaran proyek:
“Anggarannya kl tdk salah 550 juta ..”
Apakah pekerjaan sudah selesai? Husair menjawab:
“Baru sekitar 98 persen itu .. karena hujan terus kasian .. tp selesai kayakx ini hari atau besok kl tdk hujanki …”
Untuk volume pekerjaan:
“Talud 210 m
Tribun 1 unit
Pavin blok joging track 306 mtr”
Saat ditanya anggaran masing-masing item, Husair menjawab:
“Sy tidak pahammi kl ituya bos ..”
Konfirmasi Tim Pelaksana (TPK)
Ismail, Tim Pelaksana Proyek Desa Rappolemba, menambahkan:
“Untuk jelasnya saya kasiki no bendahara ..”
Ismail menjelaskan:
“Pekerjaan itu ada 3 item, dengan anggaran 500 juta lebih, sebentar saya kirimkanki spanduknya. Ini pekerjaan kira-kira satu hari selesaimi juga, tinggal kancingnya paving. Sebenarnya estimasi bulan 12 (Desember), tapi karena hujan deras terus tidak bisa dikerja, ituji kita terkendala dengan cuaca, seandainya bukan karena cuaca selesiami’.”
Terkait paving block yang dinilai tidak sesuai bestek, Ismail menegaskan:
“Ah tidak salah anu itu pak ini kan dikerjami kancingnya, ukurannya itu sesuaiji ‘ lebarnya 160 pak, cocokmi bahkan lebihji lagi ..”
Terkait kondisi lapangan yang tidak rata:
“Ia, ini kan sebenarnya kita mau anggarkan lagi unutk perataan itu untuk ratakan yang di dalam, tapi terkendala di anggaran karena koprasi merah putih.”
Konfirmasi Bendahara
Karim, Bendahara Desa Rappolemba, saat dikonfirmasi, menyebutkan rincian volume pekerjaan:
Talud lapangan 210 M
Tribun lapangan 1 unit (6 m x 12 m)
Joging track 1,60 x 306 M
Namun saat ditanya anggaran masing-masing item, bendahara mengatakan:
“Yye pak zy hubingi dl TPK nya”
Hingga berita ini diterbitkan, rincian anggaran tiap item belum disampaikan. Publik belum bisa memastikan penggunaan anggaran sesuai bestek atau tidak.

Konfirmasi Camat
Sementara itu, Camat Tompobulu, Akbar Tola, saat dikonfirmasi mengatakan:
“Siap daeng, Insya Allah hari Senin ke lokasi”
Data Resmi TPK
Nama Kegiatan: Pembangunan Lapangan Baji’ Minasa
Lokasi: Dusun Alla’
Sumber Dana: Dana Desa (DD)
Anggaran Total: Rp556.261.350
Volume Pekerjaan: Talud 210 meter, tribun 1 unit, paving block jogging track 306 meter
Pelaksana: TPK Desa Rappolemba
Dokumentasi proyek memperlihatkan perubahan kondisi lapangan: hamparan rumput rapi sebelum pengerjaan kini tergantikan paving block sempit, talud tertutupi rumput, lapangan tidak rata, dan sebagian tergenang air.

Warga berharap pihak terkait, termasuk pemerintah desa dan TPK, segera mengevaluasi proyek, menuntaskan pengerjaan sesuai bestek, dan menjamin transparansi penggunaan dana desa, sehingga hasil proyek dapat digunakan jangka panjang serta menumbuhkan kepercayaan warga terhadap pengelolaan anggaran desa.
Jurnalis: Syadir Ali