GOWA — Kondisi kemiskinan ekstrem masih ditemukan di Kabupaten Gowa. Seorang warga bernama Sateng (lahir 1977), yang hidup sebatang kara di Lingkungan Batuborong, Kelurahan Tonrorita, Kecamatan Biringbulu, terpaksa bertahan di rumah tidak layak huni dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. (01/02/2026)

Kondisi rumah menunjukkan rumah yang ditempati Sateng berdinding papan kayu dan seng bekas. Atap rumah mengalami kebocoran di sejumlah titik, sementara lantainya masih beralaskan tanah. Kondisi tersebut dinilai tidak memenuhi standar kelayakan hunian, baik dari aspek kesehatan maupun keselamatan.

Sateng mengaku telah sekitar 10 tahun tinggal di rumah tersebut. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, ia bekerja sebagai buruh tani dengan penghasilan yang tidak menentu. Tanpa pendamping keluarga, Sateng harus menjalani hidup seorang diri di tengah keterbatasan ekonomi.

Sateng juga menyampaikan bahwa hingga saat ini dirinya belum pernah didata atau terlacak oleh Tim Lacak yang dibentuk Pemerintah Kabupaten Gowa dalam rangka pengentasan kemiskinan ekstrem.

Kondisi tersebut dibenarkan oleh Bohari, selaku RK Lingkungan Batuborong, yang menyebut bahwa Sateng merupakan warga yang layak menjadi prioritas penanganan, khususnya terkait kebutuhan hunian layak.

“Rumahnya sudah tidak layak ditempati. Atap bocor, lantainya tanah, dan beliau hidup sebatang kara. Yang sangat dibutuhkan saat ini adalah bantuan bedah rumah,” ujar Bohari.

Ia berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dan Tim Lacak dapat segera turun langsung melakukan verifikasi lapangan, agar Sateng memperoleh bantuan konkret yang benar-benar sesuai dengan kebutuhannya.

“Punna nia bantuan bedah rumah inne mo wargaku kodong,” ucap Bohari.

Warga setempat berharap pemerintah daerah tidak hanya mengandalkan data administratif, tetapi juga melakukan peninjauan langsung ke lapangan, khususnya di wilayah terpencil, agar kondisi kemiskinan ekstrem dapat ditangani secara tepat sasaran.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kelurahan maupun Pemerintah Kabupaten Gowa terkait tindak lanjut pendataan maupun rencana bantuan bedah rumah bagi warga tersebut.

Jurnalis: Syadir Ali