RUJUKANNEWS.com, GOWA — Setelah bantuan bedah rumah dari BAZNAS Gowa resmi diserahkan kepada Kakek Rangga di Dusun Borongbulo, Desa Paranglompoa, Kecamatan Bontolempangan, proses pembangunan hingga kini belum dapat dimulai.
Kendala utama yang dihadapi berada pada akses jalan menuju lokasi rumah yang mengalami kerusakan cukup parah, sehingga material bangunan belum dapat diangkut ke lokasi.
Sejumlah titik jalan dilaporkan sulit dilalui kendaraan, terutama untuk mobil pengangkut bahan bangunan. Selain itu, terdapat jembatan kayu sebelum lokasi rumah yang dinilai belum cukup aman untuk dilintasi kendaraan berat.
“Jembatannya masih kayu, dikhawatirkan kalau mobil lewat bisa amblas,” ujar salah satu warga setempat.
Kondisi tersebut membuat distribusi material seperti semen, pasir, dan bahan lainnya belum bisa dilakukan hingga saat ini.

Warga setempat pun mulai berinisiatif untuk melakukan perbaikan secara swadaya, guna membuka akses jalan agar proses pembangunan dapat segera berjalan.
“Rencana warga mau perbaiki dulu jalannya secara swadaya,” ungkap warga lainnya.
Diketahui, bantuan Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) untuk Kakek Rangga sebelumnya telah diserahkan secara resmi oleh pihak BAZNAS Kabupaten Gowa dan disambut baik oleh masyarakat.
Namun di lapangan, kondisi infrastruktur menjadi tantangan tersendiri yang harus segera diatasi agar pembangunan rumah dapat terealisasi.
Hingga berita ini diterbitkan, proses pengerjaan rumah belum dimulai dan masih menunggu perbaikan akses jalan.
Diharapkan, dengan adanya gotong royong masyarakat serta perhatian dari pihak terkait, akses menuju lokasi dapat segera diperbaiki sehingga pembangunan rumah Kakek Rangga bisa segera dilaksanakan sesuai harapan.
Media ini akan terus memantau perkembangan proses tersebut hingga pembangunan rumah benar-benar terealisasi dan dapat dihuni dengan layak. (*)