📝 Kondisi jalan di Dusun Borongbulo masih menjadi salah satu keluhan utama masyarakat yang belum sepenuhnya tertangani.

RUJUKANNEWS.com, GOWA — Kondisi jalan rusak di Dusun Borongbulo, Desa Paranglompoa, Kecamatan Bontolempangan, kembali menjadi sorotan warga.

Jalan yang berbatu, berlumpur, dan sulit dilalui saat hujan itu bukan hanya dilalui masyarakat sehari-hari. Sejumlah pejabat daerah, termasuk Bupati Gowa dan anggota dewan, juga diketahui pernah melintasi jalur tersebut.

Momen itu terjadi sekitar enam bulan lalu, saat kunjungan ke rumah Rangga bersama kakeknya, Suddin, yang sempat viral dan menarik perhatian berbagai pihak.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan pejabat daerah melewati langsung akses jalan yang selama ini dikeluhkan warga.

“Lewat di situ semua waktu datang ke Rangga,” ujar salah satu warga.

Meski kondisi jalan telah dilihat langsung, hingga kini warga mengaku belum ada perbaikan yang signifikan.

Padahal, jalan tersebut menjadi akses utama warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari ke sekolah, kebun, hingga membawa kebutuhan pokok.

Saat musim hujan, kondisi jalan semakin parah. Lumpur dan lubang membuat kendaraan sulit melintas, bahkan tak jarang menyebabkan pengendara terjatuh.

“Kalau hujan, susah sekali dilewati. Licin sekali,” kata warga lainnya.

Dampaknya pun mulai meluas. Selain menghambat aktivitas warga, kondisi jalan juga berpengaruh pada penyaluran program pemerintah, seperti distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sekolah.

Hal tersebut memunculkan pertanyaan di kalangan warga. Jika jalan tersebut sudah diketahui langsung oleh pejabat daerah, kenapa sampai sekarang belum ada tanda-tanda perbaikan?

Warga berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah konkret, mengingat jalan tersebut merupakan akses vital bagi kehidupan sehari-hari.

“Harapannya diperbaiki, supaya kami juga tidak susah lagi,” ujar warga.

Kondisi jalan di Dusun Borongbulo masih menjadi salah satu keluhan utama masyarakat yang belum sepenuhnya tertangani. (*)