
RUJUKANNEWS.com – Trader yang lebih suka memperdagangkan pasangan mata uang asing juga dapat trading forex spot melalui kontrak berjangka, karena persyaratan margin yang relatif lebih rendah.
Spot forex quotes dan forex futures relatif sama, dengan ketentuan aturan yang tidak terlalu berbeda, sehingga terkadang sulit bagi sebagian orang untuk memilih diantara keduanya.
Lanjut baca berita ini
Tunggu sebentar, isi berita lengkap akan segera dibuka.
Apa Saja Perbedaan Trading Forex Spot dan Trading Biasa?

Bagi yang masih bingung mengenai perbedaan dari trading forex spot dan trading biasa? Yuk simak ulasan lengkapnya di artikel berikut ini.
Ada Bursa Transaksi Sentral, Perbedaan Trading Forex Spot dan Trading Biasa
Apa itu trader mata uang? Pasar Valuta Asing Pasar valuta asing adalah pasar transaksi keuangan terbesar di dunia, dengan rata-rata volume transaksi harian lebih dari $5 triliun.
Ini menunjukkan bahwa jenis transaksi ini sangat menarik. Dengan persyaratan modal yang rendah, ditambah dengan penggunaan prinsip leverage yang fleksibel, memungkinkan potensi menghasilkan keuntungan yang lebih besar.
Pasar forex adalah pasar di luar pertukaran transaksi dengan nilai tukar yang tidak seragam, hal ini memperluas entry point bagi investor.
Di tengah semakin luasnya jaringan transaksi mata uang antar bank, volume transaksi trading forex spot juga menempati tempat penting lainnya.
1. Pasar forex spot adalah pasar fisik sedangkan pasar forex forward adalah pasar saham
Fitur dari pasar trading forex spot adalah tidak adanya pertukaran trader pusat. Ini berarti bahwa ada kekurangan transparansi pada tingkat tertentu.
Misalnya, broker forex spot akan menambahkan poin pada setiap penawaran atau penjualan untuk mempertahankan keuntungan.
Selain itu, ada transaksi anonim antara pelaku pasar dan ada risiko rekanan di pasar OTC.
Sebaliknya, mata uang berjangka lebih transparan dan lingkungan trader diatur dengan baik. Kontrak berjangka diperdagangkan di bursa (seperti Chicago Board of Trade (CME), dll.).
Pihak-pihak yang terlibat dalam transaksi tunduk pada kinerja dan komitmen margin, sehingga risiko gagal bayar oleh pihak lawan menjadi minimal.
2. Biaya yang dibebankan oleh spot forex dibagi menjadi komisi dan spread, sedangkan forex berjangka hanya memiliki komisi
Di pasar fisik, pedagang harus membayar komisi dan margin untuk setiap transaksi.
Pialang menambahkan poin untuk membeli/menjual kutipan sebagai sumber pendapatan mereka. Ada juga banyak broker spot ritel yang mengenakan biaya untuk keduanya.
Selain itu, broker juga membebankan bunga internal yang bervariasi tergantung pasangan mata uang dari posisi trading forex spot.
Bagi kamu yang berdagang di pasar saham, kutipannya sederhana dan intuitif, tidak ada celah dalam jumlah poin. trader hanya perlu membayar komisi.
Tentu saja, tingkat komisi masing-masing broker berbeda. Sebagai perbandingan, biaya mata uang berjangka jauh lebih rendah daripada transaksi mata uang spot.
3. Futures valas didenominasi dalam dolar AS
Ini berarti bahwa setiap transaksi nilai tukar dihitung dalam dolar AS.
Perlu dicatat bahwa kontrak mata uang yen juga didenominasi dalam JPY/USD, yang merupakan kebalikan dari transaksi valuta asing (USD/JPY).
4. Nilai setiap poin dalam mata uang berjangka berbeda dengan nilai tukar mata uang di pasar mata uang spot
Misalnya, kontrak mini euro atau pound dengan nilai $6,25. Jika kamu memperdagangkan kontrak reguler, nilai setiap poin adalah $12,5.


