RUJUKANNEWS.com, GOWA — DPD INAKOR Gowa mendesak DPRD Kabupaten Gowa memberikan klarifikasi terbuka terkait kunjungan kerja (kunker) ke Yogyakarta yang menuai perhatian publik setelah beredarnya video yang diduga memperlihatkan sejumlah oknum wakil rakyat berada di tempat hiburan. (26/2/2026)
Ketua DPD INAKOR Gowa, Asywar, menilai polemik ini tidak boleh diabaikan karena berpotensi menggerus kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perwakilan.
“Ini bukan semata soal perjalanan dinas, tetapi soal sensitivitas dan tanggung jawab moral pejabat publik. Ketika muncul tayangan yang menimbulkan persepsi negatif di tengah kondisi masyarakat yang sedang menghadapi berbagai kesulitan, tentu publik berhak meminta penjelasan,” ujar Asywar, Kamis (26/2/2026).
Sementara itu, Sekretaris DPRD Kabupaten Gowa, Drs. H. Andi Idil Hafid, M.Si, membenarkan adanya kunjungan kerja anggota DPRD Gowa ke Yogyakarta, meski belum mengetahui jumlah pasti anggota yang berangkat.
Hal tersebut dikutip dari pemberitaan media Bomwaktu.com yang menyebutkan adanya konfirmasi dari pihak Sekretariat DPRD terkait keberangkatan kunjungan kerja tersebut.
INAKOR menilai, apabila aktivitas di luar agenda resmi benar terjadi, maka hal itu berpotensi menimbulkan persepsi publik yang tidak sejalan dengan tujuan kunjungan kerja.
“Perjalanan dinas seharusnya difokuskan pada kepentingan daerah. Karena itu, klarifikasi menjadi penting agar tidak berkembang menjadi asumsi yang merugikan citra lembaga,” kata Asywar.
Ia menegaskan bahwa informasi mengenai dugaan aktivitas di tempat hiburan masih bersumber dari video yang beredar di media sosial dan memerlukan penjelasan resmi dari pihak terkait.
“Kami tidak dalam posisi menghakimi. Namun, transparansi diperlukan agar kepercayaan publik tetap terjaga,” tegasnya.
INAKOR Gowa pun meminta DPRD Kabupaten Gowa segera memberikan penjelasan terkait aktivitas selama kunjungan kerja tersebut.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan langsung dari anggota DPRD yang mengikuti kunjungan kerja terkait video yang beredar.
Jurnalis: Syadir Ali
