
RUJUKANNEWS.com, GOWA — Warga Desa Rappolemba, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, mulai resah menyusul adanya dugaan aksi pencurian kopi yang belakangan ramai dikeluhkan masyarakat.
Keluhan tersebut mencuat setelah beredar unggahan di media sosial Facebook yang memperlihatkan rekaman CCTV. Dalam rekaman itu, terlihat aktivitas mencurigakan yang diduga dilakukan oleh dua orang tidak dikenal pada waktu dini hari.
Lanjut baca berita ini
Tunggu sebentar, isi berita lengkap akan segera dibuka.
Peristiwa tersebut diduga terjadi di Dusun Lembayya, Desa Rappolemba, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, pada Ahad, 14 Juni 2026, sekitar pukul 03.00 Wita atau menjelang subuh.
Kepala Dusun Lembayya, Rahman Jaya, membenarkan adanya kejadian tersebut di wilayahnya.
“Tadi malam memasuki subuh sekitar jam 03. Sementara untuk keterangan lebih rinci, pemilik yang lebih mengetahui kronologi lengkapnya,” ujar Rahman Jaya, Kepala Dusun Lembayya, Desa Rappolemba, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, Ahad, 14 Juni 2026.
Sementara itu, Firdaus, salah satu keluarga pemilik kopi, mengatakan bahwa orang yang terekam dalam CCTV tersebut diduga berjumlah sekitar dua orang. Mereka disebut mengangkat tiga karung kopi dari lokasi kejadian.
Menurut Firdaus, kejadian serupa bukan kali pertama terjadi. Dalam beberapa waktu terakhir, sedikitnya sudah tiga kejadian serupa yang dialami warga.
“Yang terekam CCTV sekitar dua orang dan mengangkat tiga karung kopi. Kejadian serupa baru-baru ini sudah tiga kali terjadi,” kata Firdaus.
Sebelumnya, kejadian itu diunggah oleh pemilik akun Facebook Bang Uus dengan caption bernada sindiran.
“Info2 dulu penampakan jam 3 dini hari 2 babi ngepet terekam kamera mencuri kopi,” tulis akun tersebut dalam unggahannya.
Unggahan itu sontak ramai dikomentari warganet. Sejumlah komentar menyebut kejadian serupa juga dialami warga lain. Ada yang mengaku kopi miliknya ikut hilang, bahkan disebut ada warga yang kehilangan beberapa karung kopi.
Beberapa warganet juga menyarankan agar rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian ikut ditelusuri. Hal itu dinilai penting untuk mengetahui siapa saja yang melintas pada jam rawan tersebut.
“Bagus ini ditelusuri rekaman CCTV terdekat, siapa-siapa saja yang lewat pada jam itu,” tulis salah satu warganet dalam kolom komentar.
Kejadian ini membuat warga berharap agar persoalan tersebut tidak dibiarkan berlarut-larut. Mereka meminta pihak terkait, termasuk pemerintah setempat dan aparat keamanan, dapat menelusuri dugaan pencurian kopi tersebut agar tidak kembali terulang.
Hingga berita ini diterbitkan, identitas orang yang terekam dalam CCTV belum diketahui secara pasti. Warga berharap kejadian tersebut dapat segera ditindaklanjuti agar tidak semakin meresahkan masyarakat.


